|

Web Server dan Web Service Apa Bedanya?

Dalam era digital saat ini, keberadaan web server dan web service sangat penting bagi banyak orang dan bisnis. Namun, meski keduanya berhubungan dengan website, mereka memiliki perbedaan yang mendasar. Dalam artikel ini, akan dibahas perbedaan antara web server dan web service, serta fungsinya.


Apa itu Web Server?

Web server merupakan program komputer yang berjalan pada server dan menerima permintaan dari browser web untuk mengirimkan informasi dari website ke pengguna. Web server umumnya menyediakan berbagai jenis file, seperti dokumen HTML, gambar, video, dan file lainnya, yang dapat diakses melalui internet dengan menggunakan protokol HTTP atau HTTPS.

Pada umumnya, web server digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyediakan akses ke informasi dan layanan yang mereka tawarkan melalui website mereka.


Apa itu Web Service?

Web service adalah metode untuk memperoleh akses ke informasi dan layanan yang disediakan oleh sebuah aplikasi melalui internet. Web service memungkinkan pengguna untuk meminta informasi atau layanan dari aplikasi, yang akan diakses melalui internet dengan menggunakan protokol standar, seperti Simple Object Access Protocol (SOAP) atau Representational State Transfer (REST).

Sebuah web service dapat memberikan akses ke berbagai jenis informasi, seperti data bisnis, informasi lokasi, informasi cuaca, dan banyak lagi.

Web Server dan Web Service Apa Bedanya?
Ilustrasi dari Pixabay

Baca juga: Arti server, jenisnya dan fungsinya.


Perbedaan

Perbedaan utama antara web server dan web service adalah fungsinya. Web server digunakan untuk menyediakan akses ke informasi dan layanan yang disediakan oleh sebuah website, sedangkan web service digunakan untuk memperoleh akses ke informasi dan layanan yang disediakan oleh sebuah aplikasi.

Jika dilihat dalam tabel, perbandingan antara keduanya adalah sebagai berikut:

Web ServerWeb Service
Berfungsi sebagai platform untuk meng-host aplikasi web.Berfungsi sebagai layanan untuk menghubungkan aplikasi dengan aplikasi atau perangkat lunak lain melalui jaringan.
Menerima permintaan HTTP dari klien dan memberikan respons HTTP ke klien.Dapat menggunakan berbagai protokol, seperti HTTP, SOAP, dan REST, untuk mengirim dan menerima data.
Meng-host konten statis atau dinamis dalam bentuk file HTML, gambar, video, dan lainnya.Dapat berinteraksi dengan berbagai jenis aplikasi atau perangkat lunak lain, seperti basis data, sistem CRM, dan sistem keuangan.
Dapat mengelola multiple koneksi HTTP secara bersamaan, dan memproses permintaan dan respons dari klien.Dapat menyediakan API untuk digunakan oleh aplikasi atau perangkat lunak lain untuk mengakses dan menggunakan layanan.
Contoh web server termasuk Apache, Nginx, dan Microsoft IIS.Contoh web service termasuk Google Maps API, Twitter API, dan Amazon Web Services.

Keuntungan dari Web Server dan Web Service

Web server dan web service memiliki keuntungan yang sangat berbeda tergantung pada fungsinya.

Web server memungkinkan perusahaan atau organisasi untuk menyediakan informasi dan layanan yang mereka tawarkan melalui website mereka. Dengan menggunakan web server, mereka dapat memperluas jangkauan bisnis mereka secara online dan memberikan akses ke informasi dan layanan yang mereka tawarkan kepada pengguna dari seluruh dunia. Selain itu, web server juga memberikan keamanan dan perlindungan data bagi pengguna yang mengakses website mereka.

Sementara itu, web service memungkinkan integrasi antar aplikasi dan mempercepat proses bisnis. Dengan menggunakan web service, perusahaan atau organisasi dapat mengintegrasikan aplikasi mereka dengan aplikasi lain yang disediakan oleh pihak ketiga atau oleh mitra bisnis mereka. Hal ini dapat mempercepat proses bisnis dan mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas.


Contoh penggunaan Web Server dan Web Service

Berikut adalah contoh penggunaan web server dan web service:


1. Contoh Penggunaan Web Server

Sebuah perusahaan jasa keuangan yang menyediakan layanan perbankan dapat menggunakan web server untuk menyediakan akses ke informasi dan layanan yang mereka tawarkan melalui website mereka. Website ini dapat diakses oleh pengguna dari seluruh dunia dengan menggunakan protokol HTTP atau HTTPS.

Selain itu, website ini juga dilindungi oleh keamanan dan perlindungan data untuk menjaga privasi dan keamanan pengguna. Sebuah web server juga dapat digunakan untuk menyediakan akses ke aplikasi bisnis, seperti sistem manajemen keuangan dan sistem manajemen sumber daya manusia.


2. Contoh Penggunaan Web Service

Sebuah perusahaan manufaktur dapat menggunakan web service untuk mengintegrasikan aplikasi manufaktur mereka dengan aplikasi manajemen persediaan dari pihak ketiga. Dengan menggunakan web service, mereka dapat memperoleh data persediaan secara real-time, sehingga dapat mempercepat proses produksi dan pengiriman produk.

Selain itu, web service juga dapat digunakan untuk memperoleh data dari aplikasi lain, seperti data cuaca dan data transportasi, sehingga dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat.


Kesimpulan

Dalam artikel ini, telah dibahas perbedaan antara web server dan web service, serta fungsinya. Web server digunakan untuk menyediakan akses ke informasi dan layanan yang disediakan oleh sebuah website, sedangkan web service digunakan untuk memperoleh akses ke informasi dan layanan yang disediakan oleh sebuah aplikasi.

Dalam bisnis, penggunaan kedua istilah sangatlah penting, karena dapat memperluas jangkauan bisnis, mempercepat proses bisnis, dan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Oleh karena itu, perusahaan atau organisasi harus mempertimbangkan untuk menggunakan web server dan web service untuk mendukung bisnis mereka.

Similar Posts