Cara Pakai Sensor PIR HC SR501 Arduino

Apa itu Sensor PIR?

Bagaimana cara pakai sensor PIR atau HC SR501 dengan Arduino? Sensor PIR adalah sensor yang mendeteksi perubahan radiasi inframerah yang berasal dari pergerakan benda atau manusia.PIR merupakan singkatan dari Passive Infra Red. Sensor ini pada dasarnya dibuat dengan Sensor Pyroelectric.

Beberapa benda tertentu atau manusia memiliki pancaran radiasi inframerah. Ketika benda atau menusia bergerak, maka radiasi yang terpancar akan berubah. Perubahan radiasi yang dimanfaatkan oleh sensor PIR dan mengolahnya menjadi sebuah sinyal.

Dengan sinyal nanti diproses untuk kebutuhan tertentu, salah satunya untuk menyatakan kehadiran manusia.

Sederhananya sensor PIR adalah sensor yang bisa mendeteksi pergerakan manusia.


Dimana sensor PIR akan digunakan?

Berdasarkan fungsinya, sensor PIR dapat digunakan pada banyak aplikasi, baik pada rumah, taman, kantor dan lainnya, seperti:

  • Lampu hidup otomatis
  • AC hidup otomatis
  • Alarm untuk CCTV
  • Kipas Ventilasi
  • Alarm anti maling
  • dan sebagainya

Cara Kerja Sensor PIR HC SR501

Banyak jenis dan produsen yang memproduksi sensor PIR, seperti Panasonic, Adafruit, Kemet, Murata, Parallax, Seed Technology, Sparkfun, Zilog dan lain-lain.

Ketika kita berbicara tentang sensor, itu sebenarnya kita berbicara tentang satu komponen utama pendeteksi. Namun jika kita berbicara tentang PIR HC SR501, itu sebenarnya kita berbicara tentang modul sensor HC SR501.


a. Apa yang dimaksud dengan modul?

Modul adalah suatu papan elektronik, yang telah terdiri dari komopnen-komponen tambahan pendukung, dari komponen utamanya.

Sensor PIR (komponen utama) itu tugasnya hanya mendeteksi perubahan suhu infrared dan mengeluarkan sinyal listrik yang sangat kecil

Sinyal listrik harus dikuatkan untuk bisa kita gunakan pada tahapan selanjutnya. Salah satu komponen penguat sinyal adalah IC BISS0001.

BISS0001 adalah sebuah IC yang digunakan khusus untuk membaca sinyal output dari sensor PIR dan merubahnya menjadi sinyal yang dapat digunakan oleh komponen lain seperti mikrokontroller.

Beberapa fitur dari IC BISS0001 adalah:

  1. Chip CMOS Berdaya rendah (cocok untuk mengggunakan baterai)
  2. Chip CMOS dengan Amplifier operasional impedansi input tinggi 
  3. Bisa deteksi level dua arah / tahan terhadap noise(gangguan)
  4. Built-in Power up menonaktifkan & mengeluarkan logika kontrol pulsa
  5. Mode ganda: dapat dipicu & tidak dapat dipicu.

BISS0001 Datasheet : https://drive.google.com/file/d/1qG3hIgIiqQs46NinvBLr83JODq0UcgGJ/view


b. Bagaimana cara kerja sensor PIR HC SR501?

Didalam modul PIR SR501 terdapat beberapa komponen tambahan yaitu lensa Fresnel, Sensor, IC BISS001, Pengaturan sensitifitas, pengaturan jeda waktu, jumper trigger, dioda pengaman, regulator 3.3V.

Cara Pakai Sensor PIR HC SR501 Arduino

Radiasi inframerah yang dipancarkan oleh suatu benda akan mengenai Lensa Fresnel. Lensa Fresnel akan meneruskan dan memfokuskan radiasi inframerah ke Sensor Pyroelectric

Sensor Pyroelectric akan mengeluarkan sinyal kecil dan diterima serta diolah oleh IC BISS0001. Hasil Output dari pengolahan sinyal akan dipengaruhi oleh Potensiometer Sensitifitas, Delay serta Jumper Trigger.

Sensitifitas adalah kemampuan modul untuk mendeteksi pergerakan. Semakin tinggi sensitifitas yang diatur pada potensiometer , semakin jauh jarak yang dapat dideteksi. Modul dapat mendeteksi maksimal sekitar 7 meter.

Delay adalah waktu jeda pemberian sinyal output dengan logika HIGH. Jika waktu jeda diatur rendah, waktu mmal sekitar 3 detik. Jika waktu jeda diatur tinggi, waktu maksimal sekitar 5 menit.


Rangkaian PIR HC SR501 Arduino

Modul SR501 adalah modul yang sangat mudah digunakan. Modul hanya memiliki 3 pin, 2 diantaranya sebagai power (VCC GND) dan 1 sebagai sinyal output. Untuk rangkaiannya adalah sebagai berikut.

Cara Pakai Sensor PIR HC SR501 Arduino

Pada rangkaian , saya menggunakan Pin 2 sebagai pin terima data, tapi anda dapat menggunakan pin yang lain.


Kode Program

Sensor PIR akan mengeluarkan tegangan HIGH ketika mendeteksi pergerakan dan sebaliknya. Berikut adalah program untuk menampilkan notifikasi ke Serial Monitor dan LED internal ketika ada pergerakan atau tidak.

/*
    Deteksi Gerak - https://www.chippiko.com/
    Kode dasar edit dari https://learn.adafruit.com/
*/

int pinSensor = 2;
int pinLed = 13;
int statusSensor = LOW;
int nilai = 0;

void setup() {
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinLed, OUTPUT);
  pinMode(pinSensor, INPUT);
}

void loop() {
  nilai = digitalRead(pinSensor);
  if (nilai == HIGH)
  {
    digitalWrite(pinLed, HIGH);
    if (statusSensor == LOW) {
      Serial.println("Terdeteksi!");

      statusSensor = HIGH;
    }
  }

  else
  {
    digitalWrite(pinLed, LOW);
    if (statusSensor == HIGH) {
      Serial.println("Tidak terdeteksi!");
      statusSensor = LOW;
    }
  }
}

Semoga panduan yang kami sediakan melalui artikel Cara pakai sensor PIR HC SR501 Arduino ini bermanfaat.

Similar Posts