Apa itu Orbit Geostasioner?

Penjelasan Orbit Geostasioner

Dalam pengembangan satelit, dikenal dengan satu orbit Gestasioner. Oleh karena itu, pada artikel ini saya akan menjelaskan Apa itu Orbit Geostasioner.

Orbit geostasioner adalah orbit yang memungkinkan satelit mengelilingi bumi pada kecepatan yang sama dengan kecepatan rotasi bumi, sehingga satelit tersebut seolah-olah berada diam di atas permukaan bumi. Untuk dapat membayangkannya, perhatikan gambar berikut:

Apa itu Orbit Geostasioner?
Ilustrasi Orbit Geostasioner – Wikipedia

Orbit geostasioner biasanya berada pada ketinggian 35.786 km di atas permukaan bumi dan memiliki waktu revolusi sekitar 24 jam, sama dengan waktu rotasi bumi.


Kegunaan orbit geostasioner untuk satelit

Satelit yang berada di orbit geostasioner biasanya digunakan untuk:

  • Komunikasi seperti mengirim dan menerima sinyal radio, televisi, telepon, dan internet satelit ke seluruh dunia,
  • Navigasi seperti menyediakan informasi lokasi dan waktu kepada perangkat seperti ponsel, GPS, dan pesawat terbang,
  • Surveilans seperti mengawasi kegiatan di permukaan bumi, seperti perubahan iklim, kebakaran hutan, dan bencana alam.

Selain itu, satelit di orbit geostasioner juga digunakan dalam sistem navigasi global (GNSS) seperti Global Positioning System (GPS) yang dikembangkan oleh Amerika Serikat.

Selain GPS, terdapat juga sistem navigasi global lainnya seperti Glonass (Rusia), Beidou (China), Galileo (Uni Eropa), dan QZSS (Jepang). Masing-masing sistem navigasi global memiliki satelit di orbit geostasioner yang terhubung dengan stasiun bumi untuk menyediakan informasi lokasi dan waktu kepada perangkat


Keuntungan bagi satelit

Keuntungan dari satelit di orbit geostasioner adalah dapat menjangkau seluruh dunia dengan menggunakan antena yang memiliki sudut yang cukup lebar, serta memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan satelit di orbit lainnya.


Kelebihan bagi satelit

Namun, kekurangan dari satelit di orbit geostasioner adalah biaya yang cukup tinggi untuk memasang dan mengoperasikan satelit tersebut, serta tidak dapat menjangkau daerah-daerah yang terletak di belahan bumi yang terhalang oleh bumi, seperti daerah-daerah di Antartika atau di belakang pegunungan tinggi.


Cara meletakkan satelit di orbit ini

Untuk memasang satelit di orbit geostasioner, diperlukan bantuan roket pendorong yang dapat mengangkat satelit ke orbit yang tinggi. Satelit yang telah terpasang di orbit geostasioner kemudian akan dikendalikan dari stasiun bumi untuk mengatur posisinya agar tetap berada di atas permukaan bumi yang sama.

Orbit geostasioner telah menjadi salah satu pilar penting dalam teknologi komunikasi dan navigasi modern. Dengan satelit yang terpasang di orbit geostasioner, masyarakat di seluruh dunia dapat terhubung dengan mudah dan cepat melalui media seperti televisi, telepon, dan internet. Selain itu, satelit di orbit geostasioner juga memainkan peran penting dalam pemantauan kegiatan di permukaan bumi untuk kepentingan ilmiah, militer, dan pertahanan nasional.

Semoga artikel Apa itu Orbit Geostasioner ini dapat bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top