Apa itu Cloud Computing? Penjelasannya

Pengertian Cloud Computing

Kita hidup di dunia di mana teknologi semakin berkembang pesat. Salah satu perkembangan teknologi terbaru adalah teknologi cloud computing atau komputasi awan. Apa itu Cloud Computing? karena ini telah menjadi topik pembicaraan yang sering muncul di berbagai platform media sosial dan industri teknologi. Namun, meskipun sudah banyak dibicarakan, banyak orang masih bingung tentang apa itu cloud computing dan bagaimana cara kerjanya. Dalam artikel ini, kita akan membahas dasar-dasar cloud computing dan menjelaskannya secara sederhana.

Cloud computing adalah model penggunaan sumber daya komputasi seperti server, penyimpanan data, dan aplikasi melalui internet, tanpa harus memiliki infrastruktur dan perangkat keras sendiri. Sumber daya tersebut diakses dan digunakan melalui jaringan internet, dan pengguna hanya membayar untuk sumber daya yang mereka gunakan.

Misalnya selama ini anda bekerja dengan komputer sendiri seperti mengedit dokumen menggunakan Microsfot Office, edit video menggunakan Windows Movie Maker, dan sebagainya. Dengan layanan cloud computing, semua hal diatas tidak perlu lagi anda lakukan menggunakan aplikasi yang terinstall di komputer anda, semuanya telah tersedia di cloud computing. Anda hanya butuh koneksi internet untuk mengakses dan menjalankan aplikasi tersebut di server secara cloud. Disini, keuntungan bagi anda adalah anda tidak perlu lagi membeli komputer dengan spek tinggi misalnya, semua proses akan dijalankan di layanan cloud computing.

Dalam pengertian yang lebih sederhana, cloud computing dapat diibaratkan sebagai penyimpanan dan pemrosesan data yang tidak berada di komputer pengguna, melainkan di server yang dikelola oleh perusahaan layanan cloud computing. Dengan demikian, pengguna dapat mengakses dan memanfaatkan sumber daya komputasi dari mana saja, kapan saja, dan dengan perangkat apa pun yang terhubung ke internet.


Contoh Cloud Computing

Berikut ini adalah beberapa contoh pengunaan ini dalam kephidupan sehari-hari seperti pada Email, Penyimpanan Data, layanan Hosting, Pemrosesan Data, Streaming. Berikut penjelasannya:


1. Email

Sebelum adanya layanan email di cloud seperti Gmail dan Microsoft Outlook, seseorang harus membeli dan menginstal aplikasi email di komputernya, dan semua email yang diterima atau dikirim disimpan pada hard drive komputernya. Namun, dengan adanya layanan email di cloud, seseorang dapat mengakses email mereka dari mana saja dan kapan saja dengan hanya menggunakan koneksi internet.

Data email disimpan di server yang dikelola oleh perusahaan penyedia layanan email tersebut, sehingga pengguna tidak perlu lagi khawatir kehilangan data jika komputer mereka rusak atau hilang. Selain itu, layanan email di awan seringkali dilengkapi dengan fitur keamanan yang kuat seperti enkripsi, sehingga pengguna dapat merasa lebih aman dalam menggunakan layanan tersebut.

Dengan menggunakan layanan email di awan, seseorang dapat menghemat biaya dan waktu karena tidak perlu lagi membeli dan menginstal aplikasi email di komputernya, serta tidak perlu lagi melakukan backup data email secara manual. Selain itu, pengguna juga dapat menghemat ruang penyimpanan di hard drive komputernya karena email disimpan di server penyedia layanan email.


2. Penyimpanan Data

Layanan penyimpanan data di awan seperti Google Drive, Dropbox, dan Microsoft OneDrive memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengakses file mereka di server yang di-hosting di awan. Sebelum adanya layanan ini, seseorang harus menyimpan file mereka di hard drive komputernya atau perangkat penyimpanan lainnya, dan tidak dapat mengakses file tersebut jika mereka berada di tempat lain.

Dengan layanan penyimpanan data di awan, pengguna dapat mengakses file mereka dari mana saja dan kapan saja, selama mereka memiliki koneksi internet. Selain itu, layanan penyimpanan data di awan seringkali dilengkapi dengan fitur keamanan yang kuat seperti enkripsi dan autentikasi pengguna, sehingga pengguna dapat merasa lebih aman dalam menggunakan layanan tersebut.

Dengan menggunakan layanan penyimpanan data di awan, pengguna dapat menghemat biaya dan waktu karena tidak perlu lagi membeli dan menginstal perangkat penyimpanan data fisik, serta tidak perlu lagi membawa perangkat penyimpanan data tersebut jika mereka ingin mengakses file mereka dari tempat lain.


3. Layanan Hosting Web

Contoh penggunaan cloud computing di kategori ini adalah Amazon Web Services (AWS), Google Cloud Platform, dan Microsoft Azure. Layanan hosting web ini memungkinkan pengguna untuk meng-host situs web mereka di server awan. Dengan meng-host situs web di server awan, pengguna dapat menghemat biaya karena tidak perlu membeli server fisik dan menginstal perangkat lunak server.

Selain itu, layanan hosting web di awan juga memberikan skala yang lebih fleksibel. Jika situs web tiba-tiba mendapatkan lonjakan lalu lintas yang tinggi, server awan dapat dengan mudah menangani jumlah permintaan yang lebih besar. Dalam hal ini, pengguna tidak perlu khawatir tentang pengaturan dan skala manual server fisik.


4. Pemrosesan Data Besar

Contoh penggunaan cloud computing di kategori ini adalah Apache Hadoop dan Apache Spark. Layanan pemrosesan data besar ini memungkinkan pengguna untuk memproses data dalam skala besar di server awan. Sebagai contoh, perusahaan yang ingin melakukan analisis data besar dapat menggunakan layanan ini untuk memproses data dengan lebih cepat dan efisien daripada memprosesnya di komputer lokal.


5. Layanan Streaming

Contoh penggunaan cloud computing di kategori ini adalah Netflix dan Spotify. Layanan streaming ini memungkinkan pengguna untuk menonton atau mendengarkan konten multimedia seperti film, acara televisi, dan musik secara online dari server awan. Dengan menggunakan layanan streaming, pengguna tidak perlu lagi mengunduh atau menyimpan konten multimedia di perangkat mereka, sehingga mereka dapat menghemat ruang penyimpanan perangkat mereka.


6. Komputasi Awan

Contoh penggunaan cloud computing di kategori ini adalah Google Colab dan AWS Elastic Compute Cloud (EC2). Layanan komputasi awan ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi atau perangkat lunak di server awan. Dengan menggunakan layanan ini, pengguna dapat mengakses aplikasi dari mana saja dan kapan saja dengan koneksi internet.

Selain itu, layanan komputasi awan juga memberikan skala yang lebih fleksibel. Jika aplikasi atau perangkat lunak tiba-tiba mendapatkan jumlah pengguna yang lebih banyak, server awan dapat dengan mudah menangani jumlah permintaan yang lebih besar. Dalam hal ini, pengguna tidak perlu khawatir tentang pengaturan dan skala manual server fisik.


7. Layanan Pelanggan

Contoh penggunaan cloud computing di kategori ini adalah Salesforce dan Zendesk. Layanan pelanggan ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola dan memantau interaksi pelanggan mereka di server awan. Dengan menggunakan layanan ini, perusahaan dapat merespons permintaan pelanggan lebih cepat dan lebih efisien, sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain itu, layanan pelanggan di awan juga memungkinkan perusahaan untuk mengakses data pelanggan secara real-time dan memberikan layanan pelanggan yang lebih personal dan responsif. Dalam hal ini, perusahaan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat merek mereka.


Tipe Cloud Computing

Terdapat tiga tipe utama dalam cloud computing, yaitu :

  • Public Cloud
    Public cloud adalah layanan komputasi awan yang disediakan oleh perusahaan besar seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform.
  • Private Cloud
    Private cloud adalah layanan komputasi awan yang disediakan oleh perusahaan atau organisasi sendiri.
  • Hybrid Cloud
    Hybrid cloud adalah gabungan dari public cloud dan private cloud.

Manfaat Cloud

Computing Cloud computing memiliki banyak manfaat bagi perusahaan dan individu, seperti:

  1. Menghemat Biaya
    Dengan menggunakan cloud computing, perusahaan tidak perlu lagi membeli dan memelihara infrastruktur komputasi mereka sendiri, sehingga dapat menghemat biaya.
  2. Fleksibilitas
    Cloud computing memungkinkan pengguna untuk mengakses data dan aplikasi di mana saja dan kapan saja, asalkan terhubung dengan internet.
  3. Kemanan Data
    Layanan cloud computing seringkali dilengkapi dengan fitur keamanan yang kuat untuk menjaga kerahasiaan data.
  4. Mudah Digunakan
    Cloud computing memungkinkan pengguna untuk menggunakan aplikasi dan mengakses data hanya dengan beberapa kali klik.

Kesimpulan

Cloud computing menjadi teknologi yang semakin penting bagi perusahaan dan individu di era digital saat ini. Dengan menggunakan layanan komputasi awan, perusahaan dapat menghemat biaya, meningkatkan fleksibilitas, menjaga keamanan data, dan menghemat waktu.

Jadi, jika Anda ingin mencoba menggunakan layanan cloud computing, pastikan untuk memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga tulisan Apa itu Cloud Computing dan Penjelasannya ini bermanfaat.

Similar Posts