Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Notasi Ilmiah dan Notasi Teknik

Pada ilmu matematika atau fisika, baik dalam perhitungan maupun tidak, sering kita menjumpai penulisan berpangkat. Sebagai contoh adalah 102. Tulisan berpangkat ini merupakan penyederhanaan penulisan dari banyak atau sedikit nya nilai. Penyederhanaan ini disebut juga dengan notasi.

Dalam listrik atau elektronik misalnya, arus sebesar 1000 Ampere ditulis dengan 10 atau 1k Ampere. Semua notasi berbasis angka 10. Angka 10 dalam nilai diatas disebut juga dengan istilah "The Power Of Ten".

The Power Of Ten adalah penulisan nilai berdasarkan nilai dasar 10 dibarengi dengan pangkat. Pangkat menunjukkan posisi angka yang terdapat pada suatu nilai.

Jika nilai dasar 10 mengandung pangkat positif, maka jumlah posisi angka ditulis kekanan dari nilai yang sebenarnya. Misalnya, 1x103 = 1000. Dengan kata lain pangkat itu menunjjukkan berapa banyak nilai "0" pada sebuah nilai atau pengali.
Jika nilai 10 mengandung pangkat negatif, maka penulisan nilai ke kiri dari nilai yang sebenarnya. Misalnya 10-3 = 0,001.

Pangkat negatif tidak akan membuat nilai menjadi negatif, namun hanya memiliki efek menyatakan arah nilai ke kiri. Ada dua jenis notasi yang digunakan yaitu notasi ilmiah dan notasi teknik

Notasi Ilmiah

Dalam notasi ilmiah, jumlah nilai atau kuantitas ditulis menggunakan aturan "satu digit angka + koma + Power Of Ten". Misalnya nilai 24.000 ditulis 2,4x104 atau nilai 0,000052 ditulis dengan 5,2 x 10-5.
Contoh :
200 = 2 x 102
220= 2,2 x 102
2.200 = 2,2 x 103
40.000 = 4 x 104
43.000 = 4,3 x 104

Notasi Teknik

Dalam notasi teknik jumlah nilai atau kuantitas ditulis dengan menggunakan satu, dua, atau lebih digit (tanpa koma) + Power Of Ten. Misalnya nilai 24.000 ditulis 24 x 103 atau 0,000052 ditulis dengan 52 x 10-6.
Contoh :
200 = 2 x 102
220= 22 x 101
2.200 = 22 x 102
40.000 = 4 x 104
43.000 = 43 x 103

Notasi Ilmiah     Notasi Teknik
4,5 x 103        45 x 102
3,2 x 108        32 x 109
1,8 x 107         18 x 108

Dalam memudahkan perhitungan, The Power Of Ten juga dapat digantikan ke dalam simbol-simbol. Misalnya, nilai 12.000 dalam power of ten adalah 12x103 dapat digantikan kedalam simbol dan ditulis menjadi 12k.

Contoh lain, misalnya sebuah resistor memiliki tahanan sebesar 1.000.000 Ohm. Jika ditulis dengan menggunakan metode Power Of Ten adalah 1x106, namun jika menggunakan simbol cukup ditulis 1M Ohm. Secara umum, simbol-simbol yang sering digunakan pada nilai-nilai the Power Of Ten ditunjukkan pada tabel dibawah ini:

Perbedaan Notasi Ilmiah dan Notasi Teknik

Post a Comment for "Perbedaan Notasi Ilmiah dan Notasi Teknik"