Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Membuat Alat Anti Maling Dengan Sensor PIR

A. Latar Belakang

Membuat Alat Anti Maling Dengan Sensor PIR – Kemalingan sangat merugikan bagi kita semua. Banyak masyarakat mengatasi kemalingan dengan memasang CCTV untuk memantau keadaan suatu lokasi. 

Namun, kekurangan dari CCTV adalah kita baru sadar setelah kemalingan dan CCTV hanya akan menayangkan adegan pencurian setelah terjadi pencurian. Itu sangat merugikan kita dimana benda sudah hilang di curi.

CCTV tidak bisa memberitahu kepada kita secara real time bahwa ada orang yang mencuri. Saya mencoba membuat sebuah sistem sederhana, dimana lampu akan menyala ketika ada orang yang datang.

Alat ini kita fokuskan bekerja pada melam hari. Kita semua pasti sudah tahu, sensor yang dapat mendeteksi adanya orang yang datang, paling sederhana adalah sensor PIR. Ya, sensor yang mendeteksi pergerakan manusia. Sensor yang sangat mudah untuk digunakan.

Bagi anda yang belum mengetahui bagaimana sensor ini bekerja, saya akan jelaskan secara singkat.

Sensor PIR atau yang di sebut juga Passive Infrared Sensor bekerja ketika ada pergerakan. Ketika pergerakan manusia terdeteksi, sensor PIR akan memberikan logika HIGH (5V).

Jika tidak mendeteksi adanya pergerakan manusia akan memberikan logika LOW (0V). Dari keadaan ini, sistem anti maling sederhana dapat kita buat.

Mari kita buat alatnya, logikanya seperti ini “Ketika sekeluarga ingin keluar rumah pada malam hari, ya katakanlah mau jalan-jalan atau berkunjung silaturrahmi, semua lampu di rumah dimatikan untuk menghemat daya listrik.

Namun, ketika pencuri mendatangi rumah kita, tidak ada yang tahu, bahkan tetangga sekalipun, karena ruangan yang gelap. Nah, kita ingin semua lampu yang ada di rumah kita atau beberapa lampu akan menyala secara tiba-tiba ketika ada orang yang masuk dan tidak akan mati sampai kita pulang.

Tentunya, ketika lampu tersebut menyala tiba-tiba, maling pasti terkejut dan berfikir, “Oh, ada orang, lebih baik pergi saja ini”. Kemungkinan juga tetangga pada lihat mengapa rumah kita tiba-tiba lampu menyala padahal tidak ada orang.

Sensor kita letakkan di tempat yang tersembunyi atau di plafon supaya tidak sembarangan orang dapat menjangkau nya. Karena letaknya di plafon atau tempat yang tinggi, maka kita butuh sebuah IR remote untuk mematikannya atau menghidupkannya.” Seperti itu sistem yang akan kita buat.

B. Desain Rangkaian

Langkah pertama adalah membuat rangkaian. Saya menggunakan software Kicad untuk membuat rangkaian + desain PCB. Software Kicad ini open source teman-teman, alias gratis.

Tidak ada batasan menggunakan software ini. Teman-teman bisa membuat desain apapun, sebanyak apapun, bahkan desain yang teman-teman buat nanti bisa di komerialkan atau di jual.

Untuk video tutorial, silahkan teman-teman lihat pada halaman paling bawah halaman ini.

Untuk rangkaiannya adalah sebagai berikut:


Rangkaian Alat Anti Maling Dengan Sensor PIR

C. Desain PCB

Setelah selesai desain rangkaiannya, saya kemudian membuat desain PCB. Di bawah ini saya merupakah desain PCB yang telah saya buat dari alat anti maling ini.


Setelah saya desain PCB, saya mencetaknya seperti ini.
Menggunakan software Kicad, kita bisa melihat dan memastikan desain kita dalam bentuk 3D. Jadi ini sangat berguna untuk menentukan besaran PCB serta peletakan komponen yang akan kita cetak.


Hasil jadinya adalah seperti ini:


D. Menulis program

Silahkan teman-teman download programnya disini.

Bagi teman-teman yang belum tahu cara program ATtiny13, silahkan klik disini.

Penjelasan Program Secara Umum:
Tipe IR Receiver yang saya gunakan adalah TSOP1738. ATtiny13 akan aktif ketika menerima perintah dari IR Remote.

Ketika aktif, ATtiny13 akan membuat waktu delay selama kurang lebih 2 menit. Setelah 2 menit, maka ATtiny akan mendeteksi pergerakan manusia.

Ketika pergerakan manusia terdeteksi, maka ATtiny akan menghidupkan lampu. Untuk mematikan lampu, harus menggunakan IR Remote.

E. Desain Casing

Setelah berhasil membuat dan melakukan pengujian terhadap program dan PCB, saya mendesain casing dari alat ini. Saya membuat desain 3D ini menggunakaan software Freecad. Berikut adalah tampak desainnya.


Setelah desain casing selesai, saya mencetak desain tersebut menggunakan printer 3D. Kurang lebih mencetak dalam waktu 6 jam. Berikut adalah hasil dari printer 3D.


Printer 3D sangat praktis teman-teman. Semua desain 3D dapat di cetak. Jika teman-teman memiliki desain 3D dan ingin mencetaknya, namun tidak memiliki mesin Printer 3D, teman-teman dapat menghubungi saya untuk mencetaknya.


Post a Comment for "Membuat Alat Anti Maling Dengan Sensor PIR"